Halaman


Kamis, 14 Februari 2013

melakukan perbaikan perifheral



BAB IV
Melakukan perbaikan peripheral

Langkah Persiapan Perbaikan Periferal  :
*Mempersiapkan alat-alat bantu yang digunakan untuk perbaikan .
*Mendiagnosa kerusakan-kerusakan yang terjadi .
*Menemukan bagaimana cara melakukan perbaikan periferal tersebut .
*Melakukan perbaikan periferal .


Alat Bantu (Tools Kit)
              Obeng .
              Tang.
              Kuas .
              Kain kering/tisu dan cairan pembersih .
              Penyedot debu mini atau vakum cleaner.

Obeng
Obeng merupakan alat yang paling penting dalam melakukan perbaikan periferal. Obeng sangat berguna sekali untuk membongkar dan memasang periferal untuk selanjutnya dilakukan perbaikan. Obeng ada bermacam-macam bentuknya. Mulai dari obeng (+) , obeng (-), serta obeng bintang/kembang. Untuk melakukan perbaikan periferal perlu dipersiapkan obeng dari berbagai ukuran.

 
Tang
            Untuk melakukan perbaikan periferal, digunakan tang cucut dan tang kombinasi. Tang cucut banyak digunakan untuk memegang kepala skrup atau jumper yang kecil.
KUAS
Kuas digunakan untuk membersihkan komponen periferal dari debu dan kotoran-kotoran yang menyebabkan kerusakan. Karena masalah kotoran seringkali menjadi penyebab periferal tidak dapat berfungsi lagi dengan baik.


Penyedot debu mini
            Penyedot debu mini fungsinya hampir sama dengan kuas, yaitu untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada periferal. Pada ujung penyedot debu mini dilengkapi dengan sikat dengan ukuran yang beragam dimaksudkan untuk disesuaikan luas sempitnya sudut-sudut pada periferal. Alat ini sangat tepat digunakan untuk membersihkan kotoran yang terdapat pada keyboard, fentilasi udara pada monitor dan pada fan.



Kain kering atau tisu dan cairan pembersih
      Kain kering atau tisu digunakan untuk membersihkan  kotoran yang mungkin sangat sulit untuk dibersihkan dengan memakai kuas atau vacum cleaner. Kotoran atau debu yang sangat tebal dapat menghambat kinerja periferal. Tisu juga dapat digunakan untuk memperlancar aliran tinta pada cartridge printer injek, karena sifatnya yang mudah menyerap cairan. Sedangkan cairan pembersih dapat digunakan untuk membersihkan layar monitor, casing, body monitor, dan body printer.




Langkah Perbaikan Periferal           :



Keyboard

Keyboard Tidak Terdeteksi oleh PC           :
Langkah-langkah melakukan perbaikan:
      Matikan kembali komputer dan cek apakah kabel keyboard telah tertancap dengan benar ke CPU
      Jika perlu lepas dan tancapkan kembali kabel keyboard tersebut untuk meyakinkan bahwa koneksi sudah tepat
      Jika komputer dihidupkan kembali, dan pesan kesalahan masih mucul,kemungkinan pertama adalah keyboardnya yang rusak
Jika dengan mengganti keyboard pesan kesalah masih tetap muncul, berarti bukan keyboard yang rusak.tetapi bisa saja port keyboard di motherboard yang rusak.
Masalah pada Tombol Keyboard           :
*Kerusakan lain yang sering terjadi pada keyboard adalah tomol keyboard sering macet untuk ditekan,atau tombol keyboard tertekan terus.
*Hal itu mungkin disebabkan oleh debu yang sudah menumpuk di sela-sela tombol keyboard sehingga mengakibatkan keyboard macet.
*Untuk mengatasinya,perlu dilakukan pembersihan pada keyboard dengan cara menyedot atau menyemprotnya dengan vacum cleaner atau kuas .
*Dapat juga dibersihkan dengan kain lab yang dibasahi dengan cairan pembersih.
*Proses pembersihan dilakukan pada saat komputer mati dan keyboard dilepas dari portnya.
Mouse

Mouse Tidak Terdeteksi oleh PC       :
            Analisa pertama sehubung dengan pesan tersebut adalah kabel mouse tidak terhubung dengan baik.
Untuk melakukan perbaikan prosedur yang dilakukan:
      Mematikan komputer,cek apakah mouse terpasang dengan benar.jika perlu lepas dan pasang kembali mouse tersebut untuk meyakinkan koneksinya.pada saat melepas dan memasang mouse komputer dalam keadaan mati.
      Setelah itu hidupkan kembali komputer.apabila kesalahan massih muncul lakukan analisa selanjutnya.

            Analisa kedua adalah kemungkinan rusaknya driver yang menghubungkan sistem dengan mouse.
Untuk itu perlu pendeteksian ulang driver secara otomatis dengan windows melalui device manager.
Langkah yang dilakukan:
      Klik kanan my computer pada dekstop windows.
      Pilih propertise >>hardware>>device manager.


Fan


fan pendingin mati   :
Langkah perbaikan:
      Periksa fan yang terpasang pada cassing apakah kabel power sudah terpasang dengan baik atau belum.
      Bersihkan kotoran yang ada di sela-sela dalam kipas.
      Lepas penutup poros fan dan berikan sedikit pelumas agar gerakannya lancer.
Jika sambungan kabel power sudah benar dan tidak ada hambatan untuk gerakan fan,kemungkinan fan rusak.
 Bunyi fan berisik     :
Langkah perbaikan:
      Periksa fan yang terpasang pada cassing apakah kabel power sudah terpasang dengan baik atau belum
      Bersihkan kotoran yang ada di sela-sela dalam kipas
      Lepas penutup poros fan dan berikan sedikit pelumas agar gerakannya lancar
Jika sambungan kabel power sudah benar dan tidak ada hambatan untuk gerakan fan,kemungkinan fan rusak.

Monitor
            Monitor adalah output device / alat keluaran yang berfugsi untuk menampilkan gambar pada layar.
  
Kerusakan-kerusakan yang sering terjadi pada Monitor:
a.         Monitor tidak mau menyala.
b.        Monitor menjadi gelap saat loading windows.
c.         Ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan.
d.        Tampilan pada monitor tampak buram.

a. Monitor tidak mau menyala
Jika terjadi hal diatas, maka hal yang perlu dilakukan adalah :
Ø Pastikan bahwa tombol power dalam keadaan ON.
Ø Jika lampu indikator tidak menyala, lihat kabel power baik pada monitor maupun yang ke arah autlet listrik.Pastikan bahwa pemasangan sudah benar.
Ø Apabila tetap tidak menyala, gantilah dengan kabel power lain.
Ø Jika lampu indikator pada monitor hidup dan berwarna orange atau berkedip-kedip, cek kabel video yang menghubungkan monitor dengan CPU apakah sudah terpasang dengan baik dan benar. Pastikan sudah terpasang dengan benar.
Ø Apabila dengan pengecekan diatas masalah ini tetap tidak teratasi berarti ada probel pada sinya video board adapter CRT.
b. Monitor menjadi gelap saat loading windows
            Jika terjadi hal diatas, maka hal yang perlu dilakukan adalah :
Ø Lakukan booting windows dalam keadaan safe mode dengan cara menekan F8 saat komputer sedang loading windows.
Ø Lakukan instalasi ulang driver VGA Card. Setelah itu pilih jenis monitor yang cocok yang akan menentukan frekuensi maksimal yang akan ditampilkan oleh windows.
c. Ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan
            Jika terjadi hal diatas, maka hal yang perlu dilakukan adalah :
Ø Lakukan klik kanan di sembarang tempat di desktop, kemudian akan muncul beberapa menu, dan pilihlah Properties, maka akan muncul kotak dialog.
Ø Kemudian pilihlah tab Settings, dan ubahlah resolusi sesuai dengan keingan dengan memperbesar ataupun memperkecil nilai yang ada di kotak Screen kita, kemudian klik OK.
d. Tampilan pada monitor tampak buram
            Jika terjadi hal diatas, maka hal yang perlu dilakukan adalah :
Ø Permasalahan ini sering terjadi pada monitor yang berusia lebih dari tiga tahun. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, karena berhubungan komponen-komponen elektronika didalam monitor maka akan lebih baik jika harus berkonsultasi langsung dengan ahlinya. Untuk itu perlakukan analisa sebab musabab dari permasalahan tersebut.
Printer
            Printer adalah salah satu hardware (perangkat keras) yang terhubung ke komputer dan mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilan lainnya dari komputer ke media kertas atau sejenis. Istilah yang dikenal pada resolusi printer disebut dpi (dot per inch). Maksudnya adalah banyaknya jumlah titik dalam luas area 1 inci. Semakin tinggi resolusinya maka akan semakin bagus cetakan yang dihasilkan. Sebaliknya, jika resolusinya rendah maka hasil cetakan akan buruk / tidak bagus.

Kerusakan-kerusakan yang sering terjadi pada Printer

a.Paper jam
Paper jam merupakan salah satu masalah yang paling sering terjadi di setiap printer. Printer bisa mengalami paper jam karena: kotor, jenis kertas yang digunakan salah, atau roller yang menggerakkan kertas rusak. Meskipun membersihkan printer secara rutin dan menggunakan kertas yang benar merupakan solusi yang mudah, mengganti roller bisa jadi pekerjaan yang sulit bergantung pada model printer kita. Pada beberapa model, roller mudah diakses, tapi pada model yang lain kita harus membongkar semua untuk mengganti roller.
            Apapun penyebabnya, pada waktu terjadi paper jam, tarik kertas searah dengan jalur keluar kertas karena jika ditarik ke belakang bisa merusak printer. Printer HP tertentu lebih rentan terhadap paper jam dibanding yang lain. Biasanya, printer yang menampung kertas secara vertikal sering mengalami paper jam. Printer model ini tidak didesain untuk pemakaian intensif, tetapi banyak organisasi yang menggunakan mareka pada sistem stand-alone dan harus waspada terhadap masalah ini.

b. Cetakan Pada Kertas Kabur
            Cetakan kabur biasanya terjadi karena salah satu kondisi berikut: toner/tinta printer sudah mulai habis, ketebalan cetak terlalu rendah, economode printing diaktifkan. Untuk dua kondisi terakhir kita bisa melihatnya dari printer self-test (biasanya ada tombol terpisah pada printer). Jika economode diaktifkan, dan user mengeluh bahwa hasil cetak kabur, nonaktifkan dan/atau set ketebalan cetak lebih tinggi. Jika toner/tinta mulai habis, menggoyang-goyangkan cartridge supaya toner/tinta lebih merata bisa mengatasi masalah secara sementara sampai kita mengganti cartridge.


c.Berbayang
            Berbayang merupakan kondisi dimana gambar tercetak dengan baik, tapi ada gambar sama yang lebih terang yang juga tercetak. Ini bisa terjadi karena outlet listrik yang mensuplai listrik ke printer. Cek outlet listrik dengan menghubungkan printer lain untuk melihat apakah masalah yang sama muncul. Berbayang juga bisa disebabkan karena penggunaan spare part berkala yang hampir habis masa pakainya (misalnya drum atau imaging kit). Semua spare part berkala mempunyai masa pakai untuk sejumlah kertas tertentu. Begitu printer mencapai angka yang ditentukan, kita harus mengganti spare part tersebut untuk menghilangkan bayangan.

d. Toner Lentur
            Jika hasil cetak luntur pada waktu disentuh dengan tangan, ada beberapa kemungkinan yang penyebabnya. Pertama, fuser rusak atau hampir habis masa pakainya. Solusinya adalah dengan menggantinya. Memperbaiki fuser tidak dianjurkan karena fuser termasuk spare part berkala dan tidak perlu membuang waktu dan tenaga untuk memperbaikinya. Kedua, toner cartrigde mungkin rusak sehingga terlalu banyak toner yang keluar. Pada printer laser hitam-dan-putih, solusinya adalah dengan mengganti toner cartrigde. Pada printer laser warna, ganti cartrigde yang bermasalah. Ketiga, ada toner yang tumpah di printer. Jika ya, kita harus membersihkannya.
e. Kehilangan Driver pada OS tertentu
            Begitu operating system baru dirilis, driver baru untuk printer eksisting juga akan dirilis. Namun, tidak semua printer mempunyai driver untuk setiap OS. Pada kasus ini, yang terbaik adalah mengacu ke manual printer dan cari driver apa yang bisa menyimulasikan printer eksisting. Meskipun tidak semua fungsi printer tersedia pada waktu simulasi, paling tidak masih bisa mencetak biasa. Sebagai contoh, sebagian besar printer HP masih bisa mencetak dengan driver HP LaserJet II, meskipun opsi tertentu, seperti duplexing, tidak akan bekerja.

f. Mencetak dari Paper Tray yang Salah
            Lihat dua tempat untuk memperbaiki error ini. Pertama, lihat pada PC yang mencetak. Kedua, lihat printer. Jika aplikasi diset ke paper tray yang salah, kita bisa memperbaikinya dari dalam aplikasi dengan mengklik Printer Properties dan cari opsi pemilihan tray. Pada printer, pastikan ukuran kertas di paper tray sudah cocok dengan yang di control panel.

g. Menarik Semua Kertas dari Tray
            Jika printer menarik semua kertas dari tray (bukannya satu lembar), maka kemungkinan besar pad yang bertanggung jawab untuk memisahkan kertas sudah rusak dan perlu diganti. kita bisa memesan dan menginstalasi pad baru tanpa harus mengirim printer ke tempat reparasi. Selain itu, bisa juga disebabkan karena kertas basah akibat kelembapan. Pastikan kertas tersimpan dengan baik dan kibas-kibaskan sebelum dimasukkan ke dalam printer.


Rabu, 13 Februari 2013

Mem-Backup dan Me-Restore Software


BAB 8


Prosedur Backup Software
Media penyimpan adalah bagian komputer yang mempunyai kerja sebagai penyimpan software dan program. Media penyimpan merupakan salah satu periferal yang digunakan untuk melakukan backup software. Media penyimpan mempunyai satuan terkecil yaitu bit. Berikut ini satuan kapasitas media penyimpan, antara lain:
1.      Bit = 1 bit
2.      Nibble = 4 bit
3.      Byte = 8 bit = 1 Byte
4.      Kilobyte = 1000 byte = 1 Kb
5.      Megabyte = 1000000 byte = 1 Mb
6.      Gigabyte = 1000000000 byte = 1 Gb
7.      Terrabyte = 1000000000000 byte = 1 Tb
Media penyimpan dapat dikategorikan dalam dua jenis, yaitu:
1. Memori Internal
Memori jenis ini dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Berdasarkan hierarki memori komputer, maka dalam mengimplementasikan sistem memori terdapat tiga hal penting yaitu:
a)      Semakin kecil waktu akses, semakin besar harga per bit
b)      Semakin besar kapasitas, semakin kecil harga per bit
c)      Semakin besar kapasitas, semakin besar waktu akses.

2. Memori Eksternal
Memori jenis ini dapat diakses oleh prosesor melalui suatu modul I /O. Memori eksternal dapat dibagi menjadi tiga tipe/jenis, yaitu:
a) Magnetic Disk
Magnetic Disk merupakan sebuah piringan bundar yang terbuat dari logam atau plastik yang dilapisi dengan bahan yang dapat dimagnetisasi. Berdasarkan ukurannya magnetic disk dapat dibagi menjadi tiga yaitu:
1) Floppy Disk Drive
·         Mempunyai ukuran 8 , 3,5 dan 5,24
·         Mempunyai kapasitas max 1,44
·         Mb, (2,88 tidak populer)
·         Lambat
·         Umum Murah
2) Hard Disk
·         Jenisnya : IDE, SCSI dan SATA, dan ATA.
·         Internal dan External
·         Kapasitas : 40 Mb, 120 Mb, 510 Mb, 1 Gb, 2 Gb, 3,2 Gb, 10 Gb, 20 Gb, 40 Gb, 80 Gb dan 120 Gb,  dan lebih besar lagi.
·         Umum murah
3) Removable Disk

ZIP DRIVE
·         Murah
·         Mudah penggunaannya
·         Umum
·         Maximal 100 Mb
JAZ
·         Tidak murah
·         Maximal 1 Gb
L -120
·         Murah
·         Dibaca seperti floppy 3,5
·         Tidak Populer
·         Kapasitas 120 Mb
Multimedia Card
·         Murah
·         Mudah penggunaannya
·         Untuk perangkat (device) mobile.
·         Kapasitas : 64 Mb, 128 Mb, 256 Mb, dan 512 Mb
USB Flash Disc
·         Murah
·         Mudah penggunaannya
·         Populer
·         Kapasitas : 64 Mb, 128 Mb,
·         256 Mb, 512 Mb dan 1 Gb.
4) Optical
CD ROM
·         Kapasitas : 180 Mb, 650 Mb
·         dan 720 Mb/disc
·         Mudah penggunaannya
·         Populer
DVD ROM
·         Max 4,7 Gb/layer
·         Mudah penggunaannya
·         Populer
Magnetic Tape
·         Lambat
·         Mudah penggunaannya
·         Sangat murah harganya
·         Kapasitas max 1 Gb

Mempersiapkan Aplikasi Backup
Aplikasi Backup utility merupakan software aplikasi untuk melakukan backup software komputer dengan cara melakukan transfer sistem registrasi file dari PC ke media penyimpan. Hal ini mungkin dilakukan pada Windows 2000/XP, pada Windows 9X menggunakan system tools Maintenance wizard.
Sebelum menggunakan backup utility ada beberapa hal penting yang perludiketahui, yaitu:
1.      Anda sebaiknya menggunakan OS (operating system) Win 2000/XP.
2.      Pastikan bahwa program OS pada komputer anda berjalan dengan normal.
3.      Untuk proses backup utility, maka fungsi dari backup utility harus diaktifkan dari Start Program accessorys System Tools Backup.
Setelah semua hal diatas dipahami dan dimengerti, langkah berikutnya membackup system register file pada media backup yang telah disiapkan seperti pada halaman berikut:
1.      Aktifkan program backup utility dengan Klik Start→Program→accessorys→ System Tools→Backup.
2.      Maka selanjutnya layar akan menampilkan icon menu Backup (utility) dan klik pada icon emergency repair disk
3.      Maka berikutnya akan muncul menu dialog anda diminta memasukkan disket pada Floppy drive dan klik dan perintah jika anda akan menggunakan untuk perbaikan system registrasi file, klik pada check box dan ok. Jika proses tersebut anda jalankan maka anda membuat backup registry file komputer anda jangan lupa untuk mengarahkan (destination) ke media backup di Floppy ( A:/ ) jika proses anda benar dan bias berjalan maka anda dapat melihat file backup pada disket dengan nama_file.bkf (Trans Back up.bkf )
4.      Jika anda Klik cancel maka anda dapat memilih system registrasi file yang akan anda backup pada partisi dan folder yang anda inginkan
5.      Jika anda memilih misalnya pada partisi C:/ sub folder WinNT, maka klik pada check box di folder WinNT di partisi C yang berarti anda memback up system file registry di Win NT. Perhatikan Media backup dan nama filenya.
6.      Apabila anda klik start Backup maka akan muncul menu Back Up Job Information yang diantaranya akan muncul descripsi backup dan label tanggal pembuatan.
7.      Klik start backup pada menu dan proses akan dilanjutkan dengan muncul menu Backup Progress. Jika proses tersebut selesai maka anda membuat backup registry Program Windows dari komputer anda , simpanlah media hasil backup ditempat yang baik dan beri label, jika Operating system Windows pada komputer anda terjadi file korup atau program tidak jalan dengan baik anda gunakan kembali untuk memperbaiki dengan proses restore.


Melakukan Backup Software
Aplikasi Copy CD (Burning CD) menggunakan Software NeroBurning ROM 6.3
Aplikasi Nero Burning ROM merupakan software aplikasi untuk melakukan backup software komputer dengan cara melakukan transfer dan copy program/file dari PC ke media penyimpan CD atau DVD menggunakan periferal bantu yaitu CD Writer (CD-RW) atau DVD-RW. Kapasitas simpan dalam CD bervariasi antara lain: 180Mb, 650 Mb dan 750 Mb sedangkan kapasityas simpan sebuah DVD adalah 4,7 Gb.
Sesudah periferal CD Writer (CD-RW) dipasang dalam komputer, maka selanjutnya akan dilakukan proses copy CD dari hardisk ke media penyimpan CD. Software Nero Burning ROM 6.3. ini dapat di-install di sistem operasi Windows 9.x/Me/2000/2003/XP. Proses instalasi software Nero Burning ROM 6.3 membutuhkan kapasitas hardisk 50 Mb.
Berikut ini langkah-langkah proses backup software menggunakan media penyimpan CD :
1. Mem-backup program/ file dengan Wizard sesuai kebutuhan pengguna
1.      Buka program aplikasi Nero Burning ROM dari menu Start Program Nero Nero Ultra 6  Edition Nero BackItUp
2.      Klik tombol icon menu Create New Back Up
3.      Jika anda yakin akan membuat backup software atau file maka klik Next
4.      Ada dua pilhan check list yang harus anda pilih: Pilihan file dan folder Memodifikasi backup file yang sudah ada Jika membuat file back up baru klik Next
5.      Dari menu pilihan file dan folder anda memilih program aplikasi software yang ada pada partisi untuk diback-up Dengan klik pada chek list pada bagian yang akan anda backup.
6.      Perhatikan besarnya folder, file dan ukurannya, jika anda yakin klik Next.
7.      Pada menu pengaturan backup anda dapat menentukan sasaran yang akan dibackup , type dari back up dan apakah anda akan menyaring file yang di back up . jika anda sudah yakin klik Next
8.      Menu pilih sasaran dapat anda klik pada target path dan berilah nama file back anda jika perlu anda dapat memberinya komentar selanjutnya klik Next
9.      Jika semua sudah selesai maka anda sudah siap untuk membackup software dan klik Backup maka proses backup akan berlangsung dan silajkan tunngu hingga selesai. 10. Tunggulah proses back up selesai dan pada backup ini file akan dicompress dan dilanjutkan dengan proses pengcopian.


Mengecek Software yang di Backup
Media penyimpan hasil proses backup software/file yang berupa dokumen file backup akan muncul sesuai sumbernya yang dapat dilihat dengan menggunakan windows explorer. Hasil tersebut dapat diamati dan dibandingkan apakah sesuai dengan permintaan atau tidak.
Kesalahan-kesalahan proses backup software menggunakan metode backup utulity dan Nero Burning ROM 6.3 yang umum terjadi yaitu:
1.      Kesalahan pemilihan folder atau software yang akan di backup sehingga hasilnya tidak sesuai yang diharapkan.
2.      Kerusakan pada media penyimpan Disket , CD/DVD Blank sehingga ada beberapa track yang tidak bisa ditulis atau dibaca oleh periferal CD-ROM atau DVD-ROM.
3.      Penggunaan software yang tidak kompatible pada saat melakukan proses backup software dengan Back utility atau Nero burning CD/DVD.
4.      Kesalahan-kesalahan tersebut dapat diperbaiki dengan melakukan proses backup ulang dengan Back utility atau Nero 6.3 jika menggunakan CD-R/W atau DVD R/W, tetapi jika menggunakan media penyimpanan CD-R atau DVD-R maka otomatis harus mengganti dengan CD/DVD baru untuk dilakukan proses burning lagi. Kualitas media penyimpan software dapat ditingkatkan dengan menyimpan ditempat yang steril dan halus serta menggunakan disket dan CD/DVD Blank yang berkualitas dan bermerk. Semakin baik kualitas media penyimpan yang digunakan maka kemungkinan untuk gagal atau rusak dalam proses backup software/file semakin kecil.

Melakukan Restore Software
1. Aplikasi menggunakan Software Backup utility
Aplikasi Backup utility merupakan software aplikasi bagian dari Win 2000 Profesional yang dapat untuk melakukan restore software komputer dengan cara melakukan transfer dan copy program/file dari media penyimpan disket, CD atau DVD ke PC menggunakan periferal bantu yaitu FDD, CD R atau DVD-R.
2. Mem-restore program/file dengan Wizard
1.    Buka program aplikasi Backup utility Burning ROM dari menu Start Program Backup utility Backup utility Ultra 6 Edition Backup utility BackupItUp
2.      Klik tombol icon menu Restore Wizard
3.      Jika anda yakin akan membuat restore software atau file maka klik Next
4.      Pada menu anda dapat memilih drive, folder dan files dengan Klik Import File
5.      Dari menu yang muncul anda dapat memilih path dari file Back up yang akan anda restore dengan klik Icon Browser, dan jika anda yakin path dan folder klik OK. pastikan path arah lokasi file yang akan direstore jika sudah pasti klik Start restore , maka semua system file akan dikembalikan seperti pada saat kita melakukan Backup dan tunggulah hingga selesai.