BAB VI
Menyiapkan perawatan
periferal
a)
Kuas
Kuas merupakan peralatan yang digunakan untuk membersihkan debu
atau kotoran yang tertinggal dalam periferal. Keyboard merupakan periferal yang
sering terkena debu dan kotoran yang terselip diantara tombol tombol keyboard.
Selain itu kuas juga digunakan untuk membersihkan debu-debu yang menutup pada
fentilasi pada monitor serta dapat juga digunakan untuk membersihkan bola mouse
yang sudah mulai lambat untuk mouse-mouse lama.
b)
Penyedot debu mini
Penyedot
debu mini hampir sama dengan kuas yang digunakan untuk
bersih.
Pada ujung penyedot debu mini dilengkapi dengan sikat
dengan
ukuran yang beragam, dimaksudkan untuk disesuaikan luas
sempitnya
sudut-sudut pada periferal. Alat ini sangat tepat digunakan untuk membersihkan
keyboard, fentilasi udara pada monitor dan pada fan atau kipas, bahkan sangat
baik digunakan untuk membersihkan rangkaian mainboard.
c)
Kain kering atau tisu dan cairan pembersih
Kain
kering atau tisu digunakan untuk membersihkan kotoran cair
yang
mungkin akibat softdrink, tinta atau air hujan yang masih segar
atau
belum mengering. Tisu atau kain kering Kotoran cair sangat
berbahaya
jika tidak segera dibersihkan karena jenis kotoran ini dapatmenghantarkan arus
sehingga dapat mengakibatkan hubungan pendekatau kerusakan pada periferal. Tisu
juga dapat digunakan untukmemperlancar aliran tinta pada cartridge printer
injek, karena sifatnyayang mudah menyerap cairan. Sedangkan cairan pembersih
digunakanuntuk membersihkan noda atau kotoran yang sudah mengering seperti
percikan dari tinta printer. Digunakan pada layar monitor, casing, body
monitor, dan body printer.
3)
Troubleshooting pada periferal akibat kurang menjaga kebersihan komponen
Debu
merupakan salah satu jenis kotoran yang terdapat pada periferal komputer. Debu
dapat masuk kedalam komponen yang berada di luar atau akibat dari fan yang
menyedot udara. Debu-debu ini akan sangat mengganggu fungsi dari sebuah
periferal, karena debu dapat menghalangi arus listrik. Tinta atau kotoran cair
yang berasal dari minuman juga sangat sering terjadi dan menyebabkan masalah
pada periferal komputer.
Berikut
jenis masalah yang timbul pada beberapa periferal komputer:
a)
Keyboard.
Debu
dan kotoran dapat masuk ke dalam keyboard melalui sela-sela
tombol
pada keyboard. Debu dan kotoran akan menumpuk menjadi banyak
dan mengeras sehingga akan mengganggu kenyamanan dalam menekan
tombol atau tombol keyboard akan menjadi keras. Selain debu
dan kotoran padat, kotoran jenis cair juga sangat sering terjadi.Minuman yang
tumpah merupakan penyebab yang sering terjadi yang membuat keyboard macet,
tombol seperti terpencet terus, dan juga dapat terjadi hubung pendek yang dapat
mengakibatkan keyboard tak dapat dipakai kembali, dan yang paling parah
menyebabkan port PS/2 pada motherboard rusak.
Debu
pada monitor akan membuat layar buram dan jika debu tersebut sudah menempel
pada layar kemudian cara membersihkannya tidak benar dapat menggores layar
monitor. Selain pada layar, debu juga dapat menutupi fentilasi udara pada
monitor yang akan menimbulkan panas yang berlebihan pada monitor.Untuk
kotoran cair yang masuk ke dalam monitor dapat mengakibatkan kerusakan monitor.
c)
Fan
Debu
pada fan sangat sering dijumpai jika periferal komputer terletak pada ruang
terbuka atau banyak debu. Karena debu ini akan tersedot oleh fan casing maupun
fan periferal yang lain. Debu ini akan menghambat putaran fan jika telah menempel
pada poros dari fan tersebut.d) Printer
Printer
merupakan periferal komputer yang sangat rawan terkena
kotoran
baik cair maupun debu. Untuk debu akan berakibat roller
menumpuk
terlalu banyak. Sedangkan untuk kotoran cair disebabkan oleh tinta yang tumpah.
Selain akan mengotori printer tinta dapat mengotori head atupun catridge. Perlu
diketahui bahwa catriadge merupakan komponen yang sangat rawan, sehingga
trouble yang paling parah adalah catridge mati merupakan kasus yang sering
terjadi akibat tinta yang berlebihan.
e)
Mouse
Mouse
merupakan periferal paling rawan terhadap debu, terutama mouse
yang masih menggunakan bola. Mouse bersentuhan langsung dengan
alas (mousepad) dimana alas tersebut merupakan sumber debu.
Jika debu telah banyak yang menempel pada mouse, maka gerakan
bola tidak normal, dapat dilihat dari gerak kursor yang meloncat
- loncat ataupun dirasa sangat lambat. Hal ini akan membuat mouse sulit
diarahkan.
Melakukan
perawatan periferal
1) Prosedure pembersihan komponen pada periferal
Untuk melakukan pembersihan komponen pada periferal harus melalui cara
atau prosedure tertentu. Prosedur yang diambil harus disesuakan dengan jenis
periferal dan kotoran yang berada pada periferal tersebut.
Berikut
langkah-langkah pembersihan komponen periferal:
A)Keyboard
Prosedur
membersihkan keyboard dari kotoran cair:
·
Gunakan lap kering atau tisu untuk membersihkan kotoran cair.
·
Untuk membersihkannya keyboard harus di buka terlebih dahulu.
Pada bagian dalam pada keyboard harus hati-hati dalam
membersihkannya dikarenakan sangat rawan dengan goresan yang dapat
mengakibatkan jalur menjadi putus. Untuk tombol penghantar dibersihkan satu
persatu pada bagian arang atau penghantarnya. Untuk bagian konektor juga
diperiksa terutama kabel, karena kabel sangat kecil dan kabel keyboard biasanya
sangat mudah ke himpit baik meja maupun benda lain.
Membersihkan
keyboard dari debu dan kotoran:
Gunakan
kuas kecil atau vacuum cleaner dengan ujung sikat yang
kecil
dan sempit. Sehingga debu atau kotoran dapat mudah tersedot.
b)
Mouse
Prosedur
membersihkan mouse dari debu :
·
Gunakan lap dan cairan pembersih kotoran atau debu yang
menempel
pada bola maupun poros pada mouse.
·
Cairan pembersih digunakan jika kotoran atau debu yang
menempel
pada bola atau poros susah dihilangkan.
c)
Monitor
Prosedur
membersihkan monitor :
·
Gunakan kuas kecil atau vacum cleaner dengan ujung sikat kecil
untuk
membersihkan debu.
·
Untuk membersihkan monitor dari kotoran cair yang menempel
pada
layar, gunakan cairan pembersih kemudian dilap dengan
kain
kering. Terutama pada bagian sudut dari layar.
d)
Printer
Permasalahan
pada printer sering diakibatkan oleh tinta yang tumpah dan debu yang menghambat
pada roller pemutar kertas. Untuk tinta
yang
menempel pada body atau case printer cukup dibersihkan
dengan
kain lembab. Sedangkan untuk tinta yang meluap atau tumpah
pada
bagian dalam perlu digunakan tisu yang lembut dan mudah
meresap
cairan. Pada head print perlu kehati-hatian dalam
mengusapkan
tisu, jangan pernah menyentuh mata head dengan
tangan
karena akan membuat korosi pada mata head printer.
Prosedur
perawatan printer :
·
Gunakan kain lembab untuk membersihkan printer. Jangan
menggunakan
cairan yang mudah terbakar seperti alkohol, bensin atau thinner. Bila cairan
yang mudah terbakar berhubungan
dengan
komponen elektrik di dalam printer maka dapat
mengakibatkan
kebakaran atau hubung singkat. Selalu lepaskan
printer
dari stop kontak pada saat printer dibersihkan.
·
Jangan meletakkan printer di tempat yang tidak stabil atau mudah
terkena
getaran atau goncangan. Printer dapat terjatuh dan
mengalami
kerusakan.
·
Jangan meletakkan printer di tempat yang lembab atau berdebu,
yang
langsung terkena matahari atau dekat dengan sumber panas
atau
api.
2)
Korosi pada periferal komputer
Korosi
pada komponen periferal komputer jarang sekali terjadi,
umumnya
hanya terjadi pada printer. Dikarenakan bahan dari periferal komputer umumnya
terbuat dari bahan anti korosi. Sehingga untuk jenis korosi pada periferal
komputer hanya berupa: korosi pada logam, biasanya terletak pada mat head atau
konektor yang diakibatkan tersentuh oleh tangan yang berkeringat. Korosi ini
akan berakibat mengurangi daya hantar konektor sehingga dapat mengganggu
periferal.
Memeriksa
hasil perawatan periferal
1)
Tool yang digunakan utuk mengecek periferal
Windows
banyak menyediakan tool untuk mengecek periferal yang
terpasang
dalam komputer, walaupun banyak juga tool yang
disertakan
dari vendornya untuk mengecek periferal tersebut. Berikut beberapa tool yang
digunakan untuk mengecek periferal :
a)
Device Manager
Device
manager digunakan untuk mengetahui keadaan secara
menyeluruh.
Untuk menampilkannya: klik kanan pada my computer à
properties,
kemudian pilih tab hardware à device manager.
Dari
tampilan Device manager pada gambar 15 dapat diketahui semua hardware yang
terpasang pada PC. Tool ini dapat digunakan untukdisable/enable hardware yang
dipasang dan juga untuk uninstall driver maupun update driver. Device manager
juga dapat memberikan informasi apakah periferal tersebut sudah terinstall
drivernya dengan baik atau belum. Apabila periferal tersebut belum terinstall
dengan sempurna, maka akan terdapat simbol “!” pada periferal tersebut
b)
System Information
System
information digunakan untuk mengetahui informasi bagian
hardware. Untuk memanggil tool ini klik
start program accessories system tools system information.
tentang
hardware yang terpasang pada PC. Tool System information
ini
dilengkapi dengan fungsi cari yang berfungsi untuk memudahkan
pencarian
komponen dalam komputer. Selain itu tool ini dilengkapi
juga
dengan fasilitas yang mampu digunakan untuk mendiagnosa
jaringan,
hardware dan file system.
c)
Direct X
DirectX
merupakan tool bawaan windows yang digunakan untuk
mendiagnosa
semua hardware yang berhubungan dengan grafis,
network
dan multimedia. Tool DirectX dapat juga dipanggil dari tool
system
information.
DirectX
mampu mendiagnosis system, display monitor, sound, music,
input,
dan network. Tool ini dilengkapi dangan feature-feature
acceleration
untuk meningkatkan performance dari fungsi periferal.
Tampilan
tool DirectX terdiri dari tiga bagian yaitu Device, driver,
feature
dan note. Pada bagian device berisi nama dari periferal yang
terpasang.
Untuk driver berisi tentang driver yang dipakai meliputi
versi
dan vendor pembuatnya. Sedangkan untuk note adalah berupa
log
yang menerangkan kondisi dari periferal, apakah ada konflik atau
tidak.
Dengan
tool DirextX dapat diketahui ada tidaknya trouble pada
periferal
yang terpasang. Tool ini sangat mudah digunakan untuk
mengetes kemampuan resolusi monitor, kemampuan
dukungan 3D.
Tampilan
pada gambar 20 menunjukkan bahwa tidak ditemukan
problem
pada bagian periferal display.
d) Printer Tool
Tool
yang digunakan untuk perawatan printer dapat menggunakan
software
dari vendornya. Penjelasan dalam modul ini menggunakan
printer
dengan merk Cannon S200Spx. Berikut tool yang digunakan
untuk mendiagnosis printer.
Berdasarkan
gambar 20, ada beberapa pilihan yang dapat digunakan
untuk
merawat printer.
Cleaning
dan deep cleaning digunakan untuk
membersihkan head
dari
tinta yang menghambat jarum head printer. Perbedaan cleaning
dan
deep cleaning adalah dari kadar pembersihannya. Untuk deep
cleaning
lebih bersih dan lebih maximal dalam membersihkan jarum
head
printer.
Nozzle
check digunakan untuk mengecek pola dari
head printer, cara
ini
digunakan jika pola printer mengalami permasalahan.
Print
Head alinggment digunakan untuk memperbaiki posisi
head printer jika mengalami penyimpangan. Jika posisi head tidak dibenahi untuk
hasil cetakan warna ,jika tidak dilakuakan pembenahan
alignment-nya,
kualitas warna akan menjadi jelek.Ink Counter Reset, digunakan untuk
mereset indicator tinta agar penuh kembali. Tool ini digunakan apabila telah
dilakukan pengisian tinta. Sebagai catatan jika setiap mengisi tinta diusahakan
sampai penuh benar sehingga indicator akan bekerja dengan tepat. Saat
mengaktifkan opsi ini pastikan printer dalam keadan on. Low Ink Warning
Setting digunakan untuk menampilkan pesan atau warning jika kondisi tinta
hampir habis. Opsi sangat penting Karena akan memberi tahu kondisi tinta,
langkah ini merupakan langkah preventif yang digunakan untuk mencegah kerusakan
catridge yang diakibatkan karena kehabisan tinta.Customs Setting digunakan
untuk operation mode printer dalammengatur lama tidaknya waktu tunggu sampai
tinta kering. Hal ini dimaksudkan untuk mengatur kecepatan mencetak untuk tiap
lembarnya jika waktu pengeringan tinta di percepat. Namun hal ini akan
berakibat kertas menjadi kotor karena proses pengeringan belum selesai maka
perlu ditambah waktu untuk melakukan pengeringan dengan menggeser slide bar ke
kanan maka waktu tunggu pengeringan tinta akan semakin lama atau lebih kering.
Melakukan Tindakan Korektif dan Melaporkan Hasil Perawatan Periferal
1) Tindakan korektif
Tindakan
korektif dimaksudkan sebagai langkah awal yang diambil
untuk
mengatasi kondisi abnormal. Gejala abnormal pada periferal
dapat
diketahui dari pesan kesalahan dalam komputer. Tindakan
korektif
yang perlu dilakukan adalah dengan mengenali pesan
kesalahan
yang muncul. Kemudian dari pesan kesalahan tersebut
dapat
diisolasi ke dalam lingkup yang lebih kecil, misal pada bagian
input
atau pada bagian driver-nya. Selanjutnya kita dapat menentukan langkah-langkah
perbaikan.Sebagai contoh gejala abnormal pada keyboard, saat booting akan
terlihat pesan bahwa keyboard error. Dengan demikian diambil tindakan korektif
dengan menganalis error tersebut. Dengan demikian akan diketahui lingkup dari
kesalahan keyboard tersebut terletak dalam hardware dikarenakan keyboard belum
masuk ke dalam sistem operasi
atau
belum ada driver yang diperlukan. Masih banyak contoh tindakan korektif yang
perlu dilakukan sebagai langkah awal dalam perawatan periferal agar periferal tetap
terjaga keawetan dan fungsionalitasnya.
2)
Penyusunan laporan
Setiap
terjadi kerusakan atau maintenance pada sebuah periferal perlu dilakukan
pencatatan atau pembuatan laporan. Laporan dapat berupa log sheet atau
sejenisnya, dengan logsheet yang dibuat setiap
melakukan
maintenance atau tindakan perawatan terhadap periferal
akan
mempermudah pengecekan kondisi komputer dan periferalnya.
Contoh
logsheet dapat dilihat pada tabel 4.
Dalam
logsheet yang perlu dilaporkan meliputi:
·
Tanggal: waktu kapan dilakukan maintenance suatu periferal
·
Nama periferal: nama atau jenis periferal yang dimaintenance
·
Gejala kerusakan : gejala dari periferal yang mengalami
kerusakan
·
Tindakan korektif : tindakan yang dilakukan untuk melakukan
perbaikan
terhadap periferal.
·
Keterangan: dapat berupa hasil dari perbaikan dari periferal baik
dapat
dibenahi maupun tidak dapat dibenahi.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar